Tidak peduli seberapa cepat CPU atau memori yang anda gunakan, hard disk adalah lalu lintas terbesar untuk performa sistem. Pada artikel kali ini, dibahas tune-up hard disk dengan cara yang mudah dan gratis ke sistem anda.
Huruf drive dibuat oleh proses format suatu partisi, sehingga siap untuk menerima file. Format dapat dilakukan lewat program
FORMAT DOS, atau memakai
Disk Management yang sudah ada dalam sistem Windows NT sampai Windows Vista.
FORMAT menyediakan batasan pilihan, yaitu membuat ruang hard disk non-bootable, membuat disk-bootable, atau membuat format disket dengan cepat. Untuk hard disk,
FORMAT akan diarahkan ke struktrur file NTFS. FAT-16,atau FAT-32, tergantung pada file sistem dari partisi tersebut. Untuk disket 3.5", media LS-120, dan file sistem selalu menjadi FAT-16.
FORMAT juga menentukan huruf drive yang digunakan untuk menunjuk ke drive kita. Program
FORMAT mempunyai pilihan yang banyak yang dapat digunakan untuk berbagai jenis kapasitas disket, yang baik pula untuk digunakan pada hard disk.
Untuk menggunakan fitur dari program
FORMAT, Anda harus masuk ke dalam DOS atau
Command Prompt, ikuti langkah berikut.
- Boot dengan DOS atau disket startup (disket startup Windows 98 atau Windows Me), CD boot, flashdisk bootable, atau hardisk yang berisi versi dari sistem operasi yang akan anda perbaiki.
- Didalam Command Prompt , ketik FORMAT diikuti oleh parameter yang anda butuhkan untuk menetapkan tipe dari format yang akan anda buat, Untuk mem-format hard disk, gunakan parameter berikut ini : FORMAT C: /S
- Program akan memberikan informasi bahwa format akan di overwrite (file lama akan ditimpa). Semua file data pada hard disk(file yang tidak bermasalah pada hard disk baru) akan menanyakan kepada anda untuk mengkonfirmasi, apakah benar anda akan memformat hard disk tersebut. Tekan tombol Y untuk yes, kemudian tekan tombol Enter , maka proses format akan dimulai.
- Memformat hardisk dapat dilakukan dengan cepat, tergantung pada ukuran kapasitas hard disk dan kecepatan komputer anda. Pada bagian akhir akan ditampilkan nama dari drive atau label dari drive tersebut.
Anda harus memformat setiap partisi yang digunakan untuk sistem operasi atau data. FORMAT tergantung pada file sistem FAT dan ruang direktori. FORMAT secara khusus tidak digunakan pada partisi NTFS, sebagai gantinya format menjadi bagian dari proses setup sistem operasi atau dengan Disk Management pada Windows NT, 2000, XP, 2003, 2007, dan Vista.
FORMAT menyediakan pilihan command seperti berikut ini :
- FORMAT drive: [/V[:label]][/Q][/F:size][/B|/S][/C]
- FORMAT drive: [/V[:label]][/Q][/T:tracks/N:sectors][/B|/S][/C]
- FORMAT drive: [/V[:label]][/Q][/1][/4][/B|/S][/C]
- FORMAT drive: [/Q][/1][/4][/8][/B|/S][/C]
Berikut ini adalah arti dari masing-masing parameter diatas :
- /V[:label] : Menetapkan label atau nama volume
- /Q : Melakukan format dengan cepat
- /F:size : Menentukan ukuran untuk format disk
- /B : Mengalokasikan ruang untuk format disk untuk file sistem
- /S : Meng-copy file sistem ke disk yang telah diformat
- /T:tracks : Menetapkan nomor track untuk setiap side disk
- /N:sectors : Menetapkan nomor sector per track
- /1 : Format untuk side tunggal dari floopy disk
- /4 : Format pada floopy disk 5.25" 360 K di dalam drive high-density
- /8 : Format delapan sektor per track
- /C : Menguji cluster yang telah ditandai
FORMAT dibawah Windows 2000, dan Windows XP menawarkan beberapa pilihan tambahan untuk command seperti berikut ini :
- /FS:filesystem : Menentukan file dari file sistem (FAT,FAT32, atau NTFS)
- /C(hanya untuk NTFS) : Menandai bahwa file yang telah dibuat pada volume baru dikompres secara default
- /X : Memaksa volume untuk turun pertama jika dibutuhkan. Semua yang terbuka di volume menjadi tidak sah
- /A:size : Mengesampingkan ukuran alokasi unit default. Berikut ini adalah setingan default yang cukup kuat direkomendasikan :
- NTFS mendukung 512, 1024, 2048, 4096, dan 8192 byte; 16K, 32K, dan 64K
- FAT mendukung 512, 1024, 2048, 4096, dan 8192 byte; 16K, 32K, dan 64K (128K atau 256K untuk ukuran sektor yang lebih besar dari 512 byte)
- FAT-32 mendukung 512, 1024, 2048, 4096, dan 8192 byte; 16K, 32K, dan 64K (128K atau 256K untuk ukuran sektor yang lebih besar dari 512 byte)
Berikut ini adalah contoh penggunaan FORMAT :
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
format a:
Untuk menghapus semua isi disket. Umumnya digunakan pada disket yang belum diformat atau untuk menghapus semua isi disket.
format a: /q
Menghapus cepat semua isi dari disket.
format a: /s
Mem-format dan membuat disket bootable.
format c:
Menghapus semua isi dari hard disk anda. Kecuali anda ingin menghapus semua informasi dari komputer, perintah ini jangan digunakan. Perintah ini juga digunakan untuk mem-format partisi hard disk atau data tanpa bootable.
format d: /FS:NTFS /A:2048
Mem-format disk D : dengan file sistem NTFS, dan memaksa ukuran cluster ke 2 KB. Anda juga dapat menggunakan cara yang sama dengan Disk Management pada sistem Windows 2000, XP, 2003, 2007 dan Vista.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Tugas Logical Drive di Bawah DOS
Ketika sistem BIOS hard disk sudah terpasang dalam kabel penghubung dan telah dikonfigurasi oleh jumper, DOS secara dinamis menandai huruf drive (sesuatu yang tidak biasa). Huruf drive ditandai oleh default pertama, diikuti partisi yang diminta.
Untuk sistem dengan satu partisi, itu sangat sederhana, DOS menandai huruf drive C: untuk partisi pertama. Jika ada lebih dari satu partisi, akan ditandai huruf drive D:, E:, dan seterusnya
Untuk file sistem dengan dua hard disk, hard disk pertama hanya mempunyai satu partisi yang ditandai dengan huruf drive C: , partisi pertama berada pada hard disk kedua yang ditandai dengan huruf drive D:, Jika hard disk kedua berisi beberapa partisi, tada huruf drive adalah E:, F:, dan seterusnya.
Di bawah Windows NT/2000/XP,2007/Vista, anda tidak dapat mengganti huruf dari boot aktif atau partisi sistem, tetapi dapat mengganti huruf drive pada partisi berikutnya dengan menggunakan Disk Management yang akan di jelaskan pada artikel berikutnya...